Wanti Aprilia


Perempuan, 20 tahun

Hoby: Poto-poto

Magelang, Indonesia

085-799-284-xxx
::
Start
Windows 8 SM Versi 3
Shutdown

Navbar3

Cari Blog Ini

Kamis, 26 September 2013

ATHEIS

Bicara tentang Tuhan, agama dan tetek bengeknya bisa dianggap sesuatu yang tabu atau sakral. Ini menyangkut keyakinan pribadi masing-masing. Dan istilah seperti komunis dan atheis yang selama ini dikenal masyarakat sebenarnya berbeda makna dari arti sesungguhnya. Beberapa referensi yang saya dapat dijelaskan tentang kehidupan seputar atheis.

Untuk lebih lanjut kita buka dulu dari penamaan.
Aheis bukanlah kelompok pertama dari "ketidakber-Tuhan-an". Salah satu menyebutkan keyakinan manusia dibedakan menjadi Gnostik dan Agnostik.


Gampangnya Gnostik adalah kelompok yang tahu akan keberadaan Tuhan, tahu kalau Tuhan itu ada di suatu tempat sana. Sedangkan Agnostik kebalikannya yaitu tidak mengetahui Tuhan itu ada.

Next baru kita sampai ke Theis dan Atheis. Yang dimagsud Theis adalah mereka yang mau percaya kalau Tuhan itu ada, dan Atheis yang tidak mau menerima keberadaan Tuhan.

Bisa dilihat perbedaannya kan...
Dari situ kita akan menemukan kelompok yang lebih terperinci lagi
  • Gnostik Theis
    Adalah kelompok yang benar-benar mengerti arti dari 'keberadaan' Tuhan. Mereka tahu dan percaya akan kuasanya

  • Gnostik Atheis
    Mereka yang tahu kalau Tuhan itu ada tapi mereka menolak untuk mengakuinya. Biasanya disebabkan oleh pengalaman hidup yang pernah mereka alami, seperti ketidakadilan atau kehilangan.
  • Agnostik Theis
    Secara tidak sadar manusia kebanyakan masuk dalam golongan ini. Yaitu mereka percaya kalau Tuhan itu ada dan hidup dalam keyakinan tersebut tapi dalam hati mereka sebenarnya tidak benar-benar 'ngiman' akan kepercayaan yang mereka ikuti saat itu.

  • Agnostik AtheisDan ini adalah kelompok orang-orang yang mungkin masih berada dalam kebodohan karena mereka tidah tahu dan tidak mau tahu (bisa juga tidak bisa mendapat akses) untuk mengenal atau percaya pada keberadaan Tuhan.
Yaa itu sekedar share tentang apa yang saya ketahui. Sekali lagi masalah agama saat ini jangan dibicarakan terlalu mendalam. Percuma berdebat dengan orang yang mengaku punya ilmu tinggi padahal mengkaji hati mereka sendiri saja masih bimbang. Dan kalau ada protes atau kesalahan mohon maaf saya mohon pembetulannya :D

0 komentar: